PENINGKATAN LITERASI GIZI BAGI IBU YANG MEMILIKI BALITA DI BANJAR KUBUR, DESA KETEWEL
Kata Kunci:
Literasi gizi, Balita, PMT, Penyuluhan, Kesehatan MasyarakatAbstrak
Pengabdian kepada masyarakat yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui penerapan ilmu pengetahuan. Program ini dilaksanakan di Br. Kubur, Desa Ketewel dengan fokus pada peningkatan literasi gizi bagi ibu yang memiliki balita. Permasalahan yang dihadapi masyarakat adalah masih kurangnya pemahaman ibu mengenai pentingnya pemenuhan gizi seimbang bagi balita, yang berpotensi memengaruhi tumbuh kembang anak. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan ibu dalam memenuhi kebutuhan gizi balita. Metode pelaksanaan meliputi penyuluhan, pemberian makanan tambahan (PMT), serta pelatihan pembuatan makanan sehat. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman ibu terkait gizi balita, serta kemampuan dalam mengolah makanan sehat secara mandiri. Kegiatan ini memberikan dampak positif berupa meningkatnya kesadaran masyarakat akan pentingnya gizi bagi balita serta diharapkan dapat diterapkan secara berkelanjutan dalam kehidupan sehari-hari.
Referensi
Astuti, C. G. T., Yugistyowati, A., & Dewi, I. M. (2024). Hubungan pengetahuan ibu tentang gizi dan pola asuh pemberian makan terhadap kejadian stunting pada balita di Desa Margomulyo. Juru Rawat: Jurnal Update Keperawatan, 4(2), 42-49.https://doi.org/10.31983/juk.v4i2.11845
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2024). Bayi dan balita < 5 tahun. Ayo Sehat Kementerian Kesehatan RI.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2024, February 23). Buku saku kader kesehatan pemberian makanan tambahan (PMT) penyuluhan balita 6–59 bulan. Ayo Sehat Kementerian Kesehatan RI.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2024, July 26). Manfaat penimbangan balita di Posyandu untuk cegah stunting. Ayo Sehat Kementerian Kesehatan RI.
Sunarto, S. (2024). Pola pemberian MP-ASI, pengetahuan gizi ibu dan tingkat ekonomi keluarga dengan kejadian stunting baduta usia 6–24 bulan. Jurnal LINK, 20(1).