“YOUNG SAVERS MOVEMENT”: LITERASI KEUANGAN KREATIF SEJAK DINI

Authors

  • I Gusti Agung Sri Rwa Jayantini
  • Ni Putu Ayu Sintya Saraswati
  • Putu Devi Sri Ekayanti
  • Ni Luh Diah Manik Yulyani

Keywords:

Literasi Keuangan, Menabung, Kebutuhan dan Keinginan, Young Savers Movement, Kreativitas Anak.

Abstract

Literasi keuangan merupakan fondasi penting dalam pembentukan karakter generasi muda agar mampu mengelola sumber daya ekonomi secara bijak sejak dini. Rendahnya pemahaman anak-anak dalam membedakan antara kebutuhan dan keinginan sering kali menjadi pemicu perilaku konsumtif yang tidak terarah. Artikel ini membahas program pengabdian masyarakat bertajuk “Young Savers Movement” yang dirancang untuk menanamkan budaya menabung melalui pendekatan edukatif dan kreatif. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini meliputi sosialisasi interaktif mengenai konsep dasar keuangan serta workshop pembuatan celengan kreatif sebagai media praktik menabung. Melalui edukasi ini, siswa diajak untuk mengenali perbedaan antara hal-hal yang benar-benar mereka butuhkan dengan hal-hal yang sekadar diinginkan, sehingga mereka dapat lebih bijak dalam menyisihkan uang saku. Hasil dari program ini menunjukkan peningkatan antusiasme dan kesadaran siswa dalam menghargai nilai uang serta tumbuhnya motivasi untuk mulai menabung secara mandiri melalui media kreatif yang mereka buat sendiri. Kolaborasi berkelanjutan antara pihak sekolah dan orang tua sangat diperlukan untuk memastikan kebiasaan finansial positif ini terus berkembang menjadi karakter yang kuat di masa depan.

References

Adnyawati, N. L. (2021). Sosialisasi literasi keuangan sejak dini di lingkungan sekolah dasar. Jurnal Pengabdian Masyarakat (UNMAS).

Lusardi, A., & Mitchell, O. S. (2014). The economic importance of financial literacy: Theory and evidence. Journal of Economic Literature, 52(1), 5–44. https://doi.org/10.1257/jel.52.1.5

Mokoginta, N., & dkk. (2017). Analisis tingkat literasi keuangan dan pengelolaan keuangan pribadi pada siswa. Jurnal Riset Ekonomi,Manajemen, Bisnis dan Akuntansi (UNSRAT).

Otoritas Jasa Keuangan (OJK). (2021). Strategi nasional literasi keuangan Indonesia. Jakarta: Otoritas Jasa Keuangan.

Rapih, S. (2016). Pendidikan literasi keuangan pada anak: Mengapa dan bagaimana? Jurnal Pendidikan Ekonomi https://doi.org/10.21009/JPEB.004.1.2 & Bisnis, 4(1), 14–28.

Published

2026-06-14