EDUKASI PEMANFAATAN ULAT HONGKONG UNTUK PENGURAIAN SAMPAH ORGANIK DAN PENGENALAN POTENSI NILAI TAMBAH PRODUK TURUNAN
Keywords:
Pengelolaan sampah organik, Tenebrio molitor, TPS 3R, biokonversi, pemberdayaan masyarakatAbstract
Permasalahan pengelolaan sampah organik masih menjadi tantangan dalam mewujudkan pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan. Sampah organik yang dihasilkan dari aktivitas rumah tangga, usaha kecil, dan kegiatan ekonomi lokal berpotensi menimbulkan permasalahan lingkungan apabila tidak dikelola secara tepat. Salah satu pendekatan alternatif yang mulai dikembangkan dalam pengolahan sampah organik adalah pemanfaatan serangga pengurai, termasuk ulat hongkong (Tenebrio molitor), yang memiliki kemampuan mengonsumsi bahan organik tertentu dan menghasilkan residu yang berpotensi dimanfaatkan lebih lanjut. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman mitra mengenai pemanfaatan ulat hongkong dalam pengelolaan sampah organik serta mengenalkan potensi nilai tambah dari produk turunan yang dihasilkan. Kegiatan dilaksanakan pada TPS 3R Desa Celuk, Kecamatan Sukawati, Kabupaten Gianyar, menggunakan pendekatan partisipatif melalui tahapan observasi, edukasi, penyerahan bibit, dan evaluasi. Pelaksanaan kegiatan mencakup penyampaian materi edukatif mengenai pengelolaan sampah organik berbasis biokonversi, demonstrasi awal pemanfaatan ulat hongkong, serta penyerahan bibit ulat kepada mitra sebagai stimulus implementasi awal. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa mitra memperoleh pemahaman awal mengenai alternatif pengolahan sampah organik berbasis biokonversi serta potensi pemanfaatan residu hasil budidaya sebagai produk bernilai tambah.
References
Fithrotul‘Iza, L., Nabilah, N., Ramadhani, F. I., & Wijayanti, M. D. (2024). Komparasi family tenebrionidae (ulat hongkong, ulat kandang, dan ulat jerman) dalam mereduksi sampah styrofoam. Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series, 7(3).
Handoko, C. T., Khoiriyah, S., Aribowo, W., Mudyantini, W., Wahyono, S., Syahwan, F. L., Jimmyanto, H., Adabi, C. R., & Aulia, A. A. (2025). Pemberdayaan masyarakat melalui penerapan teknologi pengelolaan sampah
organik berbasis komunitas di Kabupaten Sukoharjo. Jurnal Abdimas Mandiri, 9(1), 33–43.
Hermawan, I. M. S., Wiryawan, I. W. G., Setiawan, I. K. H. H., & Renata, I. P. D. (2024). Pengelolaan sampah organik menjadi pupuk kompos di TPS 3R Desa Batuan. Jurnal Abdi Dharma Masyarakat (JADMA), 5(2), 128–133.
Khusniati, M., Heriyanti, A. P., Fariz, T. R., Haris, A., Tirtasari, N. L., Abdullatif, M., Sultan, H., Habibullah, Z., Arifah, E. Z., & Prahmani, Y. S. (2023). Pemanfaatan Larva dalam Degradasi Sampah Plastik. In Bookchapter Alam Universitas Negeri Semarang (Issue 3, pp. 1–26).
Nugraha, S. B., Sidiq, W. A. B. N., & Gustaman, F. A. (2018). Pemberdayaan Peternak Ulat Hongkong Sebagai Bentuk Urban Farming Melalui Peningkatan Kapasitas Produksi Di Kota Semarang. Prosiding Seminar Nasional Kolaborasi Pengabdian Kepada Masyarakat, 1(1), 567 - 570.
Pasaribu, K. M., Damanik, W., Tampubolon, N. U., Parapat, A. L., & Purba, K. T. B. (2025). Edukasi pengelolaan sampah organik untuk peningkatan kesehatan di desa bandar tengah. Bhakti Nagori, 5(1), 72–81.
Pratiwi, F. P., Putri, A. K., Zains, A. R., & Sandi, R. B. (2026). Peran bakteri pengurai dalam dekomposisi limbah organik: Sebuah tinjauan literatur. Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology, 4(2), 202-210.
Ramadansur, R., Dinata, M., & Rikizaputra, R. (2021). Aplikasi pemanfaatan maggot (larva) sebagai pengurai sampah rumah tangga. COMSEP: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 2(2), 184–188.
Rosmala, A., Mirantika, D., & Rabbani, W. (2020). Takakura sebagai solusi penanganan sampah organik rumah tangga. Abdimas Galuh, 2(2), 165–174.
Simanullang, L. S., & Nisa, S. Q. Z. (2024). Pengelolaan sampah organik di industri galangan kapal dengan metode komposting menggunakan aktivator ecoenzymes & Effective Microorganism 4 (EM4). Hidroponik: Jurnal Ilmu Pertanian Dan Teknologi Dalam Ilmu Tanaman, 1(2), 11–18.
Yusmaman, W. M., Widiyanto, H., Rohmah, S. N., & Akbarsyah, M. A. (2023). Bahaya lingkungan pada open dumping sampah organik perkotaan. Jurnal Bengawan Solo: Pusat Kajian Riset Dan Inovasi Daerah Kota Surakarta, 2(2), 85–101.