EDUKASI FINANCIAL SEPARATION OPTIMALISASI PEMISAHAN KEUANGAN PRIBADI DAN MODAL USAHA PADA UMKM DI DESA KERAMAS
Keywords:
Financial Separation, UMKM, Literasi Keuangan, Pengelolaan KeuanganAbstract
Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memiliki peran strategis dalam meningkatkan perekonomian masyarakat desa, termasuk di Desa Keramas, Kabupaten Gianyar. Namun, sebagian besar pelaku UMKM masih menghadapi kendala dalam pengelolaan keuangan, terutama pencampuran antara keuangan pribadi dan modal usaha. Kondisi tersebut menyebabkan pelaku usaha mengalami kesulitan dalam mengontrol arus kas, menghitung keuntungan, serta mengembangkan usaha secara berkelanjutan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman pelaku UMKM mengenai konsep financial separation melalui edukasi pengelolaan keuangan sederhana dan penerapan program celengan produktif sebagai media pemisahan laba usaha. Metode pelaksanaan kegiatan menggunakan pendekatan partisipatif melalui observasi, sosialisasi, penyuluhan, praktik langsung, dan pendampingan kepada enam pelaku UMKM di Banjar Lebah, Desa Keramas. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta mengenai pentingnya pemisahan keuangan pribadi dan usaha sebesar 78% berdasarkan hasil evaluasi pre-test dan post-test. Selain itu, seluruh peserta mulai menerapkan penyisihan laba usaha secara rutin melalui penggunaan celengan produktif. Program ini memberikan dampak positif terhadap peningkatan literasi keuangan, kedisiplinan pengelolaan kas usaha, serta kesadaran pelaku UMKM dalam menjaga keberlanjutan modal usaha. Dengan demikian, edukasi financial separation berbasis pendekatan sederhana dapat menjadi strategi efektif dalam mendukung penguatan manajemen keuangan UMKM di tingkat desa.
References
Ariani, N. W. D., & Utama, M. S. (2021). Penguatan literasi keuangan pada UMKM berbasis desa wisata. Jurnal Abdimas, 25(2), 88–96. https://doi.org/10.15294/abdimas.v25i2.28765
Harahap, S. S. (2018). Manajemen Keuangan UMKM. Jakarta: PT RajaGrafindo Persada.
Kementerian Koperasi dan UKM Republik Indonesia. (2022). Perkembangan Data UMKM Indonesia Tahun 2022. https://kemenkopukm.go.id
Kusjono, G., Sunanto, S., Azwina, D., Sulistyani, T., Lesmono, M.A. (2021). Pelatihan manajemen keuangan sebagai upaya meningkatkan daya saing UMKM Kelurahan Benda Baru Pemulang. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Aphelion, 1(2), 101–109. https://doi.org/10.32493/jpka.v1i2.9150
Mulyadi, M. (2017). Akuntansi Dasar untuk UMKM. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Napisah, L. S., Cecep Taufikurachman, & Harto, B. . (2024). Pemberdayaan Umkm Melalui Pendekatan Manajemen Keuangan Partisipatif Pada Umkm Sektor Kuliner Dan Fashion di Bandung. Community Development Journal: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 5(4), 6574–6581. https://doi.org/10.31004/cdj.v5i4.31014
OJK. (2023). Literasi Keuangan UMKM Indonesia Tahun 2023. Otoritas Jasa Keuangan
Pratiwi, N. P. A., & Purnami, N. M. (2019). Edukasi pengelolaan keuangan sederhana bagi pelaku UMKM. Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia, 1(1), 45–52.
Rumbianingrum, Wahyu, and Candra Wijayangka. "Pengaruh Literasi Keuangan terhadap Pengelolaan Keuangan UMKM." Almana, vol. 2, no. 3, Dec. 2018, pp. 156-164.
Sudaryono, R. (2017). Pendidikan Literasi Keuangan dan Pengelolaan Keuangan UMKM. Bandung: Alfabeta.
Sujarweni, V. W. (2021). Manajemen Usaha Kecil dan Menengah. Yogyakarta: Pustaka Baru Press.
Widayanti, R., Damayanti, R., & Marwanti, F. (2017). Pengaruh financial literacy terhadap keberlangsungan usaha UMKM. Jurnal Ilmiah Manajemen dan Bisnis, 18(2), 153–163. https://doi.org/10.30596/jimb.v18i2.1399
Yushita, A. N. (2017). Pentingnya literasi keuangan bagi pengelolaan keuangan pribadi. Jurnal Nominal, https://doi.org/10.21831/nominal.v6i1.14330 6(1), 11–26.