IMPLEMENTASI SISTEM PEMBAYARAN QRIS DAN PENGUATAN IDENTITAS PRODUK MELALUI LABELING DI DESA BELEGA
Keywords:
UMKM, QRIS, branding produk, labeling, digitalisasi usahaAbstract
Transformasi digital pada sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) menjadi kebutuhan mendesak di tengah perkembangan ekonomi berbasis teknologi, namun masih terdapat kesenjangan dalam aspek branding produk dan adopsi sistem pembayaran digital di tingkat desa. Kondisi ini ditemukan pada UMKM di Desa Belega, khususnya pada Bakery “Moon Cakes” yang belum memiliki identitas visual produk, serta usaha “Key Clean” yang masih menggunakan sistem pembayaran tunai. Penelitian pengabdian ini bertujuan untuk mengimplementasikan penguatan identitas produk melalui labeling serta penerapan sistem pembayaran digital berbasis QRIS guna meningkatkan daya saing dan efisiensi usaha. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif dengan model pendampingan langsung (participatory action approach) melalui tahapan observasi, perancangan solusi, implementasi, edukasi, dan evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa penerapan labeling mampu meningkatkan nilai estetika, profesionalitas, dan daya kenal produk Moon Cakes, sedangkan implementasi QRIS pada Key Clean meningkatkan efisiensi transaksi dan kemudahan pencatatan keuangan. Secara keseluruhan, program ini memberikan dampak positif terhadap peningkatan kapasitas digital dan branding UMKM. Implikasi dari kegiatan ini menunjukkan bahwa integrasi strategi branding dan digitalisasi transaksi dapat menjadi model pengembangan UMKM yang adaptif dan berkelanjutan di era ekonomi digital.
References
Bank Indonesia. (2023). QRIS (Quick Response Code Indonesian Standard): Sistem pembayaran digital untuk UMKM. Jakarta: Bank Indonesia.
Ekaputra, P. S., Ciptosari, F., & Halim, T. (2024). Adopsi teknologi pembayaran digital QRIS di Kalangan UMKM Labuan Bajo: Tantangan dan peluang. Jurnal Akademisi Vokasi, 3(2), 1-13.
Fajriyah, D., Vindiana, A. P., PO, A. R., & Tampuboloni, E. S. (2025). Analisis pengaruh variasi produk, desain kemasan, kebersihan, dan lokasi terhadap keputusan pembelian konsumen pada UMKM Tamaaman Cake. Scientific Journal of Reflection: Economic, Accounting, Management and Business, 8(3), 1145-1154.
Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah Republik Indonesia. (2022). Perkembangan UMKM dalam mendukung ekonomi digital Indonesia. Jakarta: Kemenkop UKM.
Kotler, P., & Keller, K. L. (2016). Marketing management (15th ed.). Pearson Education.
Lestari, P. (2025). Pengaruh harga dan lokasi terhadap keputusan pembelian konsumen kaki lima di Pasar Batahan (Doctoral dissertation, UIN Syekh Ali Hasan Ahmad Addary Padangsidimpuan).
Nurfani, N., Suhaety, Y., & Zakaria, I. (2025). Dampak penggunaan teknologi akuntansi berbasis digital terhadap efisiensi pengelolaan keuangan usaha mikro, kecil dan menengah. Advances in Management & Financial Reporting, 3(3), 649-663.
Purwaningsih, N. M., dkk. (2024). Sosialisasi dan Implementasi Sistem Pembayaran QRIS untuk Meningkatkan Efektivitas Transaksi pada UMKM di Kabupaten Gianyar. Jurnal Abdi Dharma Masyarakat (JADMA), 5(2).
Siddiqi, M. F., Masruro, U., Azizah, D. U., & Syifaiyah, Y. (2025). Pendampingan teknologi digital dengan pengembangan sistem pembayaran QRIS sebagai solusi praktis bagi pelaku UMKM Kota Probolinggo. Jurnal Pengabdian Masyarakat Bhinneka, 4(2), 1101-1108.
Triwibowo, F. D., dkk. (2025). Pendampingan Promosi Digital dan Labeling UMKM di Desa Wisata. Jurnal Abdi Dharma Masyarakat (JADMA), 6(1), 24–31.
Wijaya, D. P., Yazid, A. S., Heksaputra, D., Wicaksana, R. S., & Dewi, P. F. (2024). Implementasi Aplikasi Digital Trash Management di TPS3R Go-Sari dengan Metode Participatory Action Research. Aplikasia: Jurnal Aplikasi Ilmu-ilmu Agama, 24(2), 121-132.