GERAKAN DESA HIJAU MELALUI PEMBUATAN BIOPORI DAN PENGOLAHAN SAMPAH ORGANIK (Studi Kasus Pura Desa Belega, Desa Belega, Kecamatan Blahbatuh, Kabupaten Gianyar, Bali)
Keywords:
lubang biopori, pengolahan sampah organik, resapan air, genangan air, pengabdian masyarakat.Abstract
Melalui Pembuatan Biopori dan Pengolahan Sampah Organik dilaksanakan di Pura Desa Belega, Kecamatan Blahbatuh, Kabupaten Gianyar. Kegiatan ini dilatarbelakangi oleh permasalahan lingkungan berupa genangan air setelah hujan akibat rendahnya daya serap tanah serta kurang optimalnya pengelolaan sampah organik di lingkungan pura. Melalui observasi dan wawancara dengan pihak kelian banjar, diperoleh informasi bahwa sampah organik masih dibuang tanpa pengolahan, sementara sebagian besar area pura tertutup beton sehingga menghambat infiltrasi air. Solusi yang diterapkan adalah pembuatan empat titik lubang resapan biopori sebagai media peningkatan daya serap tanah sekaligus sarana penguraian sampah organik menjadi kompos. Pelaksanaan kegiatan meliputi observasi lapangan, perencanaan program, pengeboran, pemasangan pipa biopori, serta pemasangan penutup beton berpori. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa biopori mampu mengurangi genangan air dan menyediakan alternatif pengolahan sampah organik yang sederhana dan ramah lingkungan. Partisipasi aktif Kelian Banjar Belega Kanginan menjadi faktor pendukung utama keberhasilan kegiatan. Secara keseluruhan, program ini memberikan dampak positif bagi peningkatan kualitas lingkungan pura serta membuka peluang keberlanjutan pengelolaan lingkungan berbasis biopori di masa mendatang.
References
Badu, R. R., Lukum, W., Tahir, M. R., & SM, F. (2023). Efektivitas teknologi biopori dengan pengolahan sampah organik untuk meningkatkan laju infiltrasi tanah. JTPG (Jurnal Teknologi Pertanian Gorontalo), 8(2), 55-62.
Fitri, I. I., Syarif, M., & Junedi, H. (2023). Pengaruh dimensi lubang resapan biopori dan limbah organik terhadap laju infiltrasi lubang resapan biopori banjir (studi kasus Perumahan Bougenville Lestari Kota Jambi). Jurnal Kolaboratif Sains.
Sudiana, I. K., Parwata, I. P., & Kristiyanti, P. L. P. (2021). Lubang resapan biopori sebagai solusi penanganan masalah sampah dan peningkatan resapan air. Proceeding Senadimas Undiksha, 733.
Karuniastuti, N. (2014). Teknologi biopori untuk mengurangi banjir dan Tumpukan sampah organik. Swara Patra: Majalah Ilmiah PPSDM Migas, 4(2).
Yohana, C., Griandini, D., & Muzambeq, S. (2017). Penerapan pembuatan teknik lubang biopori resapan sebagai upaya pengendalian banjir. Jurnal Pemberdayaan Masyarakat Madani (JPMM), 1(2), 296-308.
Wayan, E. S. N., Sulatra, I. K., Putra, I. K. S. A., & Mahardika, K. W. (2023). Meningkatkan Kesadaran Siswa/I Dalam Pengolahan Sampah Organik Dan Non-Organik Menjadi Kerajinan Tangan Yang Lebih Bermanfaat. Jurnal Abdi Dharma Masyarakat (JADMA), 4(2), 150-155.