EDUKASI TANAMAN OBAT, PEMANFAATAN LAHAN SEMPIT, DAN BANTUAN SOSIAL UNTUK MENINGKATKAN KESEJAHTERAAN LANSIA DI DESA BEDULU
Kata Kunci:
Lansia, Tanaman Obat, Lahan Sempit, Pengabdian Masyarakat, TOGAAbstrak
Program pengabdian kepada masyarakat merupakan implementasi nyata dari Tri Dharma Perguruan Tinggi yang bertujuan meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Kegiatan ini dilaksanakan di Desa Bedulu, Kabupaten Gianyar, dengan fokus pada kelompok lansia melalui edukasi tanaman obat keluarga (TOGA), pemanfaatan lahan sempit, serta pemberian bantuan kebutuhan pokok. Metode pelaksanaan dilakukan melalui observasi, sosialisasi, praktik langsung, dan evaluasi kegiatan.Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman lansia terhadap manfaat tanaman obat, kemampuan memanfaatkan lahan sempit secara produktif, serta peningkatan kondisi lingkungan dan kesejahteraan sosial.Lansia mampu memahami manfaat tanaman obat dan mempraktikkan penanaman menggunakan media polybag. Program ini memberikan dampak positif dalam aspek kesehatan, lingkungan, dan ekonomi masyarakat lansia.
Referensi
Astiti, N. P. A., & Sudarmini, N. M. (2021). Edukasi pemanfaatan tanaman obat keluarga (TOGA) sebagai upaya meningkatkan imunitas tubuh. Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat, 4(2), 115–122.
Bringle, R. G., & Hatcher, J. A. (2010). Institutionalization of service learning in higher education. Metropolitan Universities, 21(2), 11–23.
Creswell, J. W. (2014). Research design: Qualitative, quantitative, and mixed methods approaches (4th ed.). Sage Publications.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2020). Pemanfaatan tanaman obat keluarga untuk kesehatan mandiri. Jakarta: Kemenkes RI.
Saputra, R., Kusuma, H., & Wijaya, A. (2021). Dampak bantuan sosial terhadap kesejahteraan masyarakat. Jurnal Ekonomi Sosial, 8(2), 55–63.
Widiastuti, N. K. (2020). Pemanfaatan lahan pekarangan sempit dengan media pot dan vertikultur. Bali: Pustaka Bali.
World Health Organization. (2020). Healthy ageing: Key policy recommendations. Geneva: WHO.